7 Rekomendasi Plugin Cache Terbaik 2021

Kecepatan saat mengakses website merupakan salah satu hal yang penting untuk diperhatikan. Selain dari sisi pengunjung, mesin pencari seperti Google juga sangat senang dengan website yang memiliki load speed yang tidak terlalu lama.

Ada beberapa cara untuk membuat website semakin kencang, salah satunya dengan plugin cache jika Anda menggunakan WordPress.

Akan tetapi, sebelum memutuskan untuk menggunakan plugin cache pada website, ada baiknya Anda mengetetahui tentang cache terlebih dahulu.

Apa Itu Cache?

Caching atau dikenal juga sebagai web cache adalah proses penyimpanan data di server dan web browser. Proses ini sangat memiliki peran penting dalam mempercepat proses loading sebuah halaman web.

Biasanya kita akan membutuhkan waktu yang cukup lama untuk memproses sebuah halaman website. Dengan adanya cache, proses itu bisa dilakukan lebih cepat ketika kita membuka lagi halaman tersebut.

Cara Kerja Cache di WordPress

Ketika Anda menggunakan cache pada website berbasis WordPress, ada beberapa proses yang akan terjadi. Pertama, web browser akan menerima request dari Anda sebagai pengunjung website.

Kemudian browser akan mengirim permintaan ke server akan memberikan informasi yang Anda perlukan. Setelah itu, server akan mencari informasi tersebut dan mengirimkannya ke browser yang Anda gunakan.

Setelah data informasi sudah diterima, browser akan menyimpan data tersebut dalam bentuk dokumen cache.

Saat Anda atau orang lain mengakses halaman tersebut lagi, maka browser akan menampilkan data yang sudah tersimpan sebelumnya. Sehingga membuat loading halaman sangat cepat.

Plugin Cache WordPress Terbaik 2021

Selain dari sisi pengguna yang menggunakan cache dari web browser, Anda sebagai pemilik website juga bisa membuat halaman website tampil lebih cepat menggunakan plugin cache WordPress terbaik.

Berikut beberapa rekomendasi plugin cache WordPress terbaik yang bisa Anda coba, yaitu:

1. W3 Total Cache

Plugin W3 Total Cache merupakan salah satu plugin cache WordPress yang paling populer. Kemampuannya yang sangat efektif dalam mengelola cache, membuat plugin ini selalu masuk dalam daftar plugin cache yang direkomendasikan.

W3 Total Cache memiliki sejumlah fitur yang sangat diperlukan dalam mempercepat loading sebuah halaman halaman web, seperti:

  • Page cache
  • Minify cache
  • Database cache
  • Object cache
  • Browser cache

Plugin W3 Total Cache tersedia secara gratis dan bisa Anda install melalui menu Plugin yang ada pada website Anda.

2. WP Rocket

Jika Anda memerlukan sebuah plugin cache premium, WP Rocket adalah plugin yang paling direkomendasikan. Sebagai sebuah plugin cache WordPress premium, WP Rocket menawarkan banyak fitur menarik, seperti:

  • Page caching
  • Cache preloading
  • GZIP compression
  • Lazy load
  • CDN

Anda bisa menikmati semua fitur yang ditawarkan dengan membayar mulai dari $49.00/tahun. Ada tiga pilihan paket yang bisa disesuaikan dan budget dan kebutuhan Anda.

3. WP Optimize

Selain WP Rocket, Anda juga bisa menggunakan plugin WP Optimize untuk mempercepat load speed website. Plugin ini tersedia dalam dua versi, gratis dan berbayar.

WP Optimize menawarkan beberapa fitur menarik, seperti:

  • Clean database
  • Compress images
  • Caching

Anda bisa menggunakan WP Optimize premium dengan membayar $39.00/tahun. Jika Anda memiliki lebih dari dua website, Anda bisa memilih paket lain yang disediakan.

4. LiteSpeed Cache

Meski belum begitu populer, plugin LiteSpeed Cache jadi salah satu yang cukup diperhitungkan karena memiliki fitur yang sangat beragam.

Selain itu plugin ini juga mendukung proses caching sesuai dengan server yang Anda gunakan, misalnya Nginx dan Apache.

Plugin LiteSpeed Cache memiliki beberapa fitur unggulan, yaitu:

  • Image optimization
  • Browser cache
  • Database cleaner & optimizer
  • Minify CSS, JavaScript, and HTML
  • PageSpeed score optimization

Plugin ini juga tersedia dalam versi gratis dan premium.

Jika Anda tidak memerlukan fitur caching yang advance, versi gratis dari plugin ini sudah sangat powerfull untuk kebutuhan website Anda. Versi premium LiteSpeed Cache dibanderol $65.00/bulan.

5. WP Super Cache

Memiliki kemiripan dengan W3 Total Cache, plugin WP Super Cache menawarkan kemampuan caching yang sangat mudah dan powerfull.

Pengaturan yang sederhana membuat Anda akan sangat mudah mengoperasikan plugin ini.
Plugin WP Super Cache memiliki beberapa fitur utama, seperti:

  • Preload content
  • CDN support
  • GZIP compression
  • Browser cache

WP Super Cache tersedia secara gratis dan bisa Anda install melalui directory WordPress di website Anda.

6. Cache Enabler

Apabila Anda memerlukan sebuah plugin cache yang sederhana dan ringan, plugin Cache Enabler bisa jadi pilihan terbaik. Plugin caching gratis ini menyediakan tutorial penggunaan yang memudahkan Anda memahami setiap fitur yang tersedia.

Plugin Cache Enabler dilengkapi sejumlah fitur yang bisa Anda gunakan sesuai kebutuhan, seperti:

  • Automatic smart cache clearing
  • WordPress multisite network
  • GZIP pre-compression
  • Manual cache clearing
  • WP-CLI cache clearing
  • WebP support

Plugin ini juga bisa Anda padukan dengan beberapa layanan lain, seperti layanan CDN (Content Delivery Network) dan Optimus untuk keperluan convert file gambar.

7. WP Fastest Cache

Plugin WP Fastest Cache disebut-sebut sebagai plugin cache WordPress terbaik. Plugin ini diklaim mengunakan sistem mod_rewrite yang merupakan metode cache tercepat saat ini.

Plugin WP Fastest Cache tersedia dalam dua versi, gratis dan berbayar.

Beberapa fitur menarik dari WP Fastest Cache yang bisa Anda gunakan, yaitu:

  • Mobile cache
  • Widget cache
  • Minify HTML, CSS, JavaScript
  • Lazy load
  • Google sonts async

Untuk versi peremium, bisa Anda dapatkan sesuai dengan jumlah website atau lisensi yang Anda butuhkan. Plugin ini dijual dengan harga $49.99/lisensi.

Kesimpulan

Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kecepatan loading pada website, salah satunya dengan memasang plugin cache pada website berbasis WordPress.

Meski begitu, ada juga beberapa plugin cache yang mendukung plaform lain seperti Drupal, Joomla, dan lain-lain. Anda pun bisa menggunakan plugin cache sesuai dengan server hosting yang digunakan.

Jika Anda belum memiliki hosting, Anda bisa memilih layanan cloud hosting yang disediakan oleh Sahabat Hosting.

1 Shares:
Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You May Also Like